Sedekat Nadi

Sukma yang tak lagi kembali,
Rumah sedekat nadi
Disana, ibu menanak sepiring sayang dan ayah menabung kasih,
Seberkas sinar kasih sayang menjelma lentera rumah tua,
Adalah mereka yang menyelamatiku dari hari-hari kelam duniawi,
Adalah mereka yang membangkitkanku dari redup mimpi,
meski seringnya keluhku yang mereka dapati.
Adalah mereka yang kerap menyeka hujan dipipi,
meski perihnya kudapati dari belati ditanganku sendiri.
Adalah mereka yang merengkuh segala nyeri,
Adalah mereka yang menyirami hatiku saat mati ditampar beringasnya patah hati,
Kini waktu memasung leherku sendiri,
Setelah kusadar ternyata tak ada yang lebih kejam
dari kepergian mereka hari ini.
  

Komentar