Tuhan,
Perihal
takdir-Mu yang teka-teki
Jadikanlah
puanku tangguh
Tetapkanlan
roshan di atmanya
Perihal
takdir-Mu yang amerta
Cukupkanlah
kerikil panas bak hujan salju itu
Raganya
gerimis,
Ia
tak pernah hujan,bahkan badai
Aksaranya
lebih kokoh
Maka
Tuhan,
Izinkan
lengkung senyum
Diparas
teduh puanku
Perihal
takdir-Mu yang serupa belukar,
Aku
percaya tak ada doa yang sia-sia,
Dan
Engkau Maha Segala.
Komentar
Posting Komentar